Latar Belakang : Ibu hamil mulai dari kehamilan sampai persalinan akan mengalami berbagai perubahan fisiologis dan psikologis yang menimbulkan ketidaknyamanan yang tidak mudah untuk dilalui, sehingga dapat menyebabkan ketidakyakinan akan kemampuannya untuk dapat melakukan persalinan dengan lancar.
Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut berkaitan dengan kebersihan gigi dan mulut, karena kebersihan gigi dan mulut merupakan faktor dasar tercapainya kesehatan gigi dan mulut. Masalah yang sering ditemui adalah gigi kuning, gigi berlubang dan karang gigi yang disebabkan rendahnya kesadaran dan perilaku memelihara kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, mayoritas belum memiliki pengetahuan yan…
Latar Belakang : Lansia merupakan kelompok rentan terhadap perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Bagi lansia dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus, tantangan ini semakin berat. Diabetes yang kian meningkat pada lansia di Indonesia tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mempengaruhi peran sosial dan harapan hidup, sehingga dapat menghambat pencapaian successful aging.
Latar Belakang : Kualitas hidup lansia merupakan suatu tolak ukur untuk mengetahui kemampuan lansia dalam melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari. Terdapat empat aspek kehidupan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seorang lansia, yaitu kondisi fisik, psikologis, tingkat kemandirian, dan lingkungan. Setelah dilakukan studi awal didapatkan beberapa permasalahan pada lansia terkait kualitas h…
Latar Belakang : ISPA merupakan penyakit yang banyak dijumpai pada balita dan anak-anak mulai dari ISPA ringan sampai berat. Masalah keperawatan yang muncul pada penderita ISPA yang sering muncul adalah pola nafas tidak efektif, bersihan jalan nafas tidak efektif. Data yang didapatkan pada bulan Oktober 2024 diruang anak Theresia RSU St. Elisabeth Purwokert dengan diagnosa medis ISPA berjumlah …
Latar Belakang : Bronchopneumonia penyakit infeksi pada saluran pernafasan bagian utama dari masalah kesehatan dunia. WHO pada tahun 2014 mencatat terjadi angka kematian sekitar 1,6 juta sampai dengan 2,2 juta jiwa kematian pada anak balita yang disebabkan Bronchopneumonia. Data Kesehatan RI tahun 2017 mencatat angka bencana infeksi Pneumonia pada balita Indonesia sebanyak 20,54 per seribu bali…