Latar Belakang : CVA non hemoragi merupakan penyebab kematian ketga di negara maju, setelah kasus penyakit jantung dan kanker. Sekitar 2,5% meninggal dan sisanya cacat ringan maupun berat. CVA non haemorragic yang mengenai otak kiri dan mengenai pusat bicara, kemungkinan pasien akan mengalami gangguan bicara atau afasia. Kejadian afasia dalam populasi CVA berkisar dari 21% sampai 38%, yang meny…
Pasien gagal ginjal kronik, fungsi ginjal menurun secara progresif dan ireverrsibel berasal dari nefron dalam waktu yang lama. Saat laju filtrasi glomerlus sebesar 30% pasien mulai merasakan tanda dan gejala seperti penurunan turgor kulit, kulit pucat, kekuning-kuningan, kecoklatan, kering dan ada scalp. Tindakan hemodialisa pada pasien dengan penyakit gagal ginjal kronis atau Chronic Kidney Di…
Latar Belakang : CVA Non Hemoragic dapat menyebabkan saraf nervus X terganggu sehingga mengakibatkan gangguan menelan. Gangguan menelan pasien stroke menyebabkan bertambahnya hasil garam negative di sel muklosa, bila tidak dilakukan perawatan oral hygiene dapat mendorong terjadinya infeksi rongga mulut. Intervensi yang dapat dilakukan adalah perawatan mulut menggunakan chlorhexidine.
Latar Belakang : Jumlah pasien yang menjalani prosedur bedah meningkat secara signifikan setiap tahunnya. Prosedur pembedahan menempati urutan ke 11 dari 50 penyakit yang ada di rumah sakit di seluruh Indonesia, dengan prsentase sebesar 12,8%. Obat anestesi yang digunakan selama operasi memiliki beberapa efek samping yang dapat mempengaruhi kondisi pernafasan pasien. Masalah pernafasan pasca ek…
Latar Belakang : Stroke merupakan suatu keadaan darurat akibat iskemia atau perdarahan otak yang dapat menimbulkan gejala sisa neurologis, khususnya gangguan menelan dan penurunan refleks batuk, sehingga dapat meningkatkan jumlah sputum, sehingga menyebabkan tidak efektifnya bersihan jalan napas dan gangguan oksigenasi. Hal ini dapat diperbaiki dengan fisioterapi pernapasan.
Latar Belakang : Kelemahan anggota gerak/imobilisasi pada pasien stroke dengan tirah baring lama akan menimbulkan resiko gangguan integritas kulit yaitu luka tekan atau decubitus. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan yaitu dengan perawatan integritas kulit dengan tehnik massage effleurage menggunakan VCO (Virgin Coconut Oil).
Prevalensi penderita stroke tidak hanya banyak terjadi di negara maju tetapi juga di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker. Masalah kesehatan yang timbul akibat stroke sangat bervariasi tergantung kepada luasnya daerah otak yang mengalami infark dan lokasi pembuluh nadi yang terkena.
Latar Belakang : Terapi foot elevasi merupakan salah satu metode non-farmakologi yang dapat digunakan oleh perawat dalam secara mandiri untuk mengurangi oedema, terutama oedema pada ekstermitasbawah atau perifer, adalah terapi elevasi kaki.
Gagal jantung adalah suatu keadaan ketika jantung tidak mampu mempertahankan sirkulasi yang cukup bagi kebutuhan tubuh, meskipun tekanan pengisian darah pada vena normal namun gagal jantung menjadi penyakit yang terus meningkat. Maslah yang sering terjadi bagi pasien gagal jantung adalah penurunan curah jantung, ini disebabkan kegagalan jantung untuk memompa dengan baik.