Stroke adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak (Brunner & Suddarth, 2001).
Stroke merupakan suatu gangguan neurologi yang dapat timbul sekunder dari suatu proses patologi pada pembuluh darah serebral, misalnya thrombosis, embolus, ruptur dinding pembuluh atau vascular dasar, misalnya arteroskerosis, arthritis, trauma, aneurisme dan kelainan perkembangan.
Meningitis merupakan inlamasi yang terjadi pada meningen otak dan medula spinalis (Batticaca, 2010).
Stroke atau cedera serebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplay darah ke bagian otak (Brunner and Suddarth, 2002).
Penyakit serebrovaskuler menunjukkan adanya beberapa kelainan otak baik secara fungsional maupun struktural yang disebabkan oleh keadaan patologis dari pembuluh darah serebral atau dari seluruh sistem pembuluh darah otak. Patologis ini menyebabkan perdarahan dari sebuah robekan yang terjadi pada dinding pembuluh atau kerusakan sirkulasi serebral oleh okulasi parsial atau seluruh lumen pembuluh …
Cedera kepala adalah suatu gangguan traumatik dari fungsi otak yang disertai atau tanpa disertai perdarahan interstitial dalam substansi otak tanpa diikuti terputusnya kontinuitas tulang (Tarwoto, dkk. 2007)
CVA Hemorragic adalah perdarahan serebri dan mungkin perdarahan subaraknoid. Disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak pada daerah otak tertentu (Muttaqin, 2008).
Trauma capitis atau cidera kepala merupakan peristiwa trauma yang mengenai kulit kepala, tengkorak dan otak akibat injury baik secara langsung maupun tidak langsung.
Stroke atau cedera serebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplay darah kebagian otak.
Stroke adalah gangguan sistem otak secara fokal atau global, yang dapat menimbulkan kematian atau kelainan yang menetap lebih dari 24 jam, tanpa penyebab lain kecuali gangguan vaskuler.