Latar Belakang : Katarak adalah suatu keadaan lensa mata yang biasanya jernih dan bening menjadi keruh. Kasus katarak yang sudah parah dapat dilakukan tindakan operasi. Sebelum operasi pasien merasakan takut dan cemas. Tanda cemas pre operasi yang dialami mungkin tidak sama untuk setiap individu. Pengkajian kecemasan dapat menggunakan metode Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Penatalaksanaan…
Latar Belakang : Hipotermi merupakan gangguan yang sering terjadi pada pasien yang mengalami operasi bedah. Hipotermi terjadi pada pasien perioperatif, di mana suhu inti tubuh turun di bawah 36 derajat C, pada umumnya terjadi selama pembedahan dan akibat gangguan termoregulasi yang diinduksi oleh anestesi, cairan yang digunakan selama operasi dan paparan lingkungan ruang operasi dingin. Penatal…
Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang terjadi ketika tekanan darah mengalami peningkatan diatas batas normal. Hipertensi dapat menyebabkan yang lebih kompleks apabila tidak dijaga. Salah satu terapi yang dapat digunakan adalah slow stroke back massage.
Latar Belakang : ISPA adalah infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri dan virus menyerang bagian saluran pernapasan dari hidung (saluran atas) sampai alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adnexalnya seperti sinus, rongga pada telinga tengah dan pleura. ISPA disebabkan adanya bakteri dan virus. Penumpukan secret ini dapat menyebabkan bersihan jalan nafas tidak efektif. Intervensi terapeutik…
Latar Belakang : Katarak merupakan salah satu penyebab gangguan penglihatan yang ditandai dengan lensa mata yang keruh. Phacoemulsifikas merupakan cara modern penanganan operasi katarak. Prosedur ini memerlukan persiapan fisik dan psikologis termasuk terjadinya kecemasan. Tindakan yang efektif diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk dukungan emosional dan edukasi komprehensif.
Latar Belakang : Fraktur meripakan salah satu masalah yang sering muncul di IGD. Fraktur mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan fisiologis maupun psikologis yang dapat menimbulkan respon berupa nyeri.
Latar Belakang : Tindakan pembedahan sebagian besar menggunakan general anastesi yang berdampak pada kepatenan jalan nafas karena depresi fungsi neuromuskular. Jalan nafas yang tidak adekuat akan menurunkan oksigen ke otak sehingga dibutuhkan tindakan keperawatan head up 30 derajat dan pemberian oksigenasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan suplai oksigen dalam tubuh dan otak.
Latar Belakang : Pasien dengan resiko perilaku kekerasan perlu diberikan intervensi non farmakologis sebagai penunjang kesembuhan dan sebagai penguat intervensi farmakologi agar pengobatan semakin maksimal. Kesimpulan : Terapi musik klasik efektif dapat menurunkan resiko perilaku kekerasan.
Latar Belakang : Fraktur adalah patah tulang yang biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik. Fraktur terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang umumnya disebabkan oleh tekanan atau trauma. Fraktur menyebabkan masalah nyeri, masalah nyeri perlu diatasi karena mempengaruhi kesehatan fisik dan psikis pasien.
Latar Belakang: CHF merupakan keadaan dimana jantung kehilangan kemampuannya untuk memompa darah keseluruh tubuh. Kondisi gagal jantung kiri dapat menyebabkan darah menumpuk pada paru-paru sehingga menyebabkan edema paru, pada keadaan ini pasien dengan CHF dapat merasakan sesk nafas, pasti merasakan keadaan yang tidak nyaman, sehingga pasien bisa gelisah. Salah satu cara mengurangi sensasi ses…