Latar Belakang : Patient safety merupakan prioritas utama pada layanan kesehatan. Studi awal di RSUD dr. Hendrikus Fernandes didapatkan perilaku perawat dalam penerapan sasaran patient safety masih kurang dimana hal ini disebabkan jumlah pasien yang banyak sehingga fokus perawat terbagi.
Kesimpulan : Evaluasi kelengkapan pendokumentasian informasi edukasi di ruang rawat inap RS Bethesda Yogyakarta tahun 2022, lengkap 55, 84%.
Latar Belakang : PBL di STIKES Bethesda yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka berubah menjadi secara e-learning sejak pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil studi pendahuluan terhadap 6 mahasiswa, 5 mahasiswa menyatakan PBL secara e-learning kurang efektif darpada PBL tatap muka karena banyak gangguan teknis. Kesimpulan : Mahasiswa berpendapat bahwa PBL secara e-learning memudahkan mahasi…
Latar Belakang : RS Bethesda Wonosari merupakan rumah sakit tipe D dengan jumlah kunjungan pasien kurang dari 70 orang setiap harinya. Persepsi pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan menjadi perhatian rumah sakit. Studi awal menunjukkan terdapat beberapa alasan pasien tidak berobat ke RS Bethesda Wonoasri. // Kesimpulan : Persepsi pasiien terhadap pelayanan kesehatan di RS B…
Kesimpulan : Tingkat stress yang dialami petugas paling tinggi adalah kategori stress normal.
Latar Belakang : Kondisi pembatasan akibat pandemi Covid 19 menuntut lembaga pendidikan untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran dengan melakukan pembelajaran secara online atau daring. Selama proses pembelajaran daring tidak terlepas dari permasalahan yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Kesimpulan : Mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta mengalami hambatan dalam pelaks…
Kesimpulan : Edukasi perawat dengan metode konservatif ditambah dengan leaflet memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap kepatuhan kontrol pasien post ORIF di RS Panti Rahayu Grobogan.
Kesimpulan : Ada hubungan antara faktor medis dan non-medis dengan kepuasan pasien rawat jalan pada era pandemi Covid-19 di Puskesmas Berbah Sleman.
Kesimpulan : Sebagian besar perawat belum patuh dalam penerapan prinsip 12 benar pemberian obat.
Latar Belakang : Beban kerja perawat pada masa pandemi meningkat hal ini menyebabkan tingginya kebutuhan kecerdasan emosional di RS sangat dibutuhkan dalam mengolah perubahan suasana mental emosional perawat. Kesimpulan : Sebagian besar perawat di RS dr. R. Oetojo Sorong Papua Barat memiliki kecerdasan emosional yang baik.