Text
Case report : pengaruh pemberian terapi musik instrumental waigthless dengan kompres dingin terhadap nyeri pasien fraktur tertutup di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit Bethesda Yogyakarta
Latar Belakang:
Fraktur merupakan ancaman potensial maupun aktual terhadap integritas seseorang. WHO tahun 2022 mengungkapkan bahwa prevalensi fraktur di dunia yaitu 440 juta orang. Laki-laki memiliki insiden yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Kebanyakan kasus fraktur berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas, cedera olahraga, jatuh dan penyerangan. Manifestasi dari fraktur mengakibatkan gangguan fisiologis pada seseorang salah satunya respon beruppa nyeri. Nyeri yang hebat bisa mengancam jiwa dimana nyeri akan mempengaruhi sistem simpatik dan dapat terjadi syok kardiogenik. Penanganan nyeri pasien fraktur dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Penatalaksanaan non farmakologis dapat dilakukan pemberian terapi musik instrumental waigthless maupun kompres dingin.
Tidak tersedia versi lain