Text
Efektivitas edukasi melalui video tentang resusitasi jantung paru terhadap pemahaman tentang penanganan out of hospital cardiac arrest pada pemuda Gereja Kristen Jawa Wiladeg tahun 2025
Latar Belakang : Yogyakarta merupakan daerah paling tinggi angka kejadian henti jantung. Dari data Riskesdas tahun 2018 DIY menempati urutan tertinggi kedua setelah Kalimantan Utara dengan prevalensi 2%. Kejadian henti jantung juga mengalami peningkatan di daerah Gunungkidul dengan prevalensi 1,3%. Tingginya kejadian tersebut dikarenakan kurangnya informasi mengenai penanganan out of hospital cardiac arrest. Kurangnya pemahaman akan berdampak pada keterlambatan penanganan orang dengan henti jantung yang akan menimbuklan kematian. Edukasi resusitas jantung pada remaja dapat memberikan pengetahuan penanganan cepat pada orang dengan hentijantung.
Tidak tersedia versi lain