Buku ini sangat praktis. karena sarat contoh yang sangat berguna untuk membangun hubungan kooperatif. Contoh-contoh membeberkan bahwa hubungan yang tidak mulus berpangkal pada perbedaan individu dalam hal gaya, penampilan, rasa senang atau tak senang, nilai-nilai yang diyakini, cita-cita yang diperjuangkan, seraya menandaskan pentingnya belajar menghadapi ""masalah:"" sebagai sarana menyehatkan…
Buku ini mejawab persoalan etis tentang: - Pencegahan aborsi - Adopsi - Alkitab - Anoreksia & Bulimia - Atheisme & Agnostisme - Berdusta - Pacaran - Depresi - Pemulihan dukacita - Hidup etis & integritas - Siapakah Allah - Eutanasia
Doa memberikan satu dari aspek-aspek yang paling penting dari Pastoral care- yang berkaitan erat dengan fisik kita yang nyata hidup didalam pelayanan pendampingan untuk orang-orang lain.
Dalam buku ini menjawab persoalan etis tentang: - Homoseksualitas - Identitas - Integritas seksual - Iri hati dan cemburu - Jaminan keselamatan - Kebebasan finansial - Kebiasaan - Kehamilan yang tidak direncanakan - Keintiman - Kekhawatiran - Keluarga campuran - Keluarga disfungsional - Kemakmuran - Ketakutan dan fobia - Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
Pelayanan tanpa strategi sering menjadi batu sandungan. Untuk meningkatkan kualitas spiritualitas dan pelayanan pastoral, kita semua dipanggil dengan kedalaman hati melayankan kinerja rumah sakit untuk juga menjadi rumah pelatihan counseling and pastoral care.
Banyak permasalahan yang timbul dalam pelayanan dimulai dari kesalahan berkomunikasi. Kesalahan ini tidak saja terjadi ketika kita berkomunikasi dengan sesama, tetapi juga dengan Allah. Keterbatasan dalam berkomunikasi membuat seseorang tidak dapat menyampaikan ataupun menagkap pesan.
Pelayanan konseling memiliki posisi penting dalam gereja. Sayangnya, pelayanan ini sering ""dianaktirikan"" dan dipandang sebelah mata. Padahal melalui pelayanan konseling kita akan menemukan akar permasalahan yang menghambat pertumbuhan umat dalam mengenal dan menyerap kebenaran firman Allah.