Septum deviasi dapat mengakibatkan terjadinya kelainan pada hidung maupun sinus paranasal. Gejala klinis yang dapat timbul berupa sumbatan pada hidung, epistaksis, nyeri kepala, maupun gejala akibat terjadi rinosinusitis. Diagnosis septum deviasi ditegaskan berdasarkan gejala klinis, pemeriksaan fisik dengan melakukan rinoskopi anterior maupun dengan nasoendoskopi.
Latar Belakang : Hipertensi adalah masalah kesehatan global dengan resiko komplikasi serius. Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%, terutama pada lansia. Manajemen perawatan diri yang efektif sangat penting dalam mencegah komplikasi. Penelitian ini mengeksplorasi gambaran self care management pada pra lansia dan lansia di Padukuhan Krajan, Godean, sleman.